Tuesday, December 15, 2015

Sharing Trip - Part of TRAVEL RESOLUTION


Co-Pas tentang sharing Trip saya kepada member BD (Backpacker Dunia)

=========================

T.R.A.V.E.L R.E.S.O.L.U.T.I.O.N
by : Gembel Internesyenel

Dear BD'ers

Gegara postingan saya tentang trip di Iran, ada banyak inbox yang nanya soal trip 20 negara dalam setahun, dan duitnya dari mana, sementara saya ini kan statusnya pengangguran galau sejak thn 2005 hehe..... Apakah saya dapet warisan...? Menang lotre...? Atau menemukan lampu ajaib dan mengeluarkan jin di dalamnya sehingga Mr. Jin mengabulkan permintaan saya...? ^_^

Oke, sebelum saya cerita, saya harus sampaikan dulu, bahwa kalau sharing saya ini dianggap bermanfaat, syukur alhamdulillah, bila tidak, silahkan diabaikan saja.... Dan kalau thread ini OOT alias out of topic ato tidak on track, saya ikhlas untuk di delete.
Saya yakin seyakin yakinnya dengan founder dan admin group ini, bahwa apapun yg dilakukan adalah untuk kebaikan bersama. Kenapa saya yakin...? Karena founder group ini, mba Elok adalah inspirator saya, duet dg Nancy Margaretha, mereka tidak cuma sekedar inspirator, mereka mendorong saya untuk merealisasikan mimpi2 saya.... Sejak bertemu mereka.... Yang dulunya kalau saya mikir mau trip ke Singapore saja harus megang duit 25juta, ciyus, ini fakta, thn 2005 saya pengen ke Singapore, di otak saya, harus punya 25juta.... Duit dari maneeee...? Sekarang.... punya duit sejuta juga berani ngemper di Singapore hehe....
Tapi entahlah....
Mereka ini sebenarnya inspirator atau provokator.... yang dengan sukses telah menjerumuskan saya sebagai "GEMBEL INTERNESYENEL" Wkwkwk... ^_^

Baiklah sodara sodara yang berbahagia di belahan dunia manapun Anda berada.....
Inilah cerita saya.....

Part of #TheProvokator #InspiringPerson

Mungkin saya harus mulai dari biangnya provokator dulu, yaitu almarhum mama saya, kami bukan dari keluarga mampu, tetapi juga tidak sampai kekurangan makan, standar hidup sederhana seperti sandang pangan papan tercukupilah, alhamdulillah, thank you mom.

Mama saya yang sederhana ini memang ajaib, berani berfikir out of the box. Sejak saya SD kerjaannya ngomporin saya.....
"nak, ini mama dapet kartu pos dari temen mama, dia sekarang kerja di rumah sakit di Australia loh (mama saya perawat, saat pasca perang sempat bertugas di Irian Barat), kalau kamu bisa berbahasa inggris, kamu bisa ke mana aja..!" sayangnya, anak mama ini, cuma expert berbahasa kalbu hehe..
Lain hari, "nak, coba lihat gambar apa ini?" sambil menunjukan majalah dengan gambar pantai, apa anehnya gambar pantai pikir saya "ini pantai, tetapi bukan di Indonesia, ini di Belanda, untuk sampai ke Belanda kamu harus terbang ber jam-jam dengan pesawat udara. Itu ada di bagian lain bumi kita."
Lain waktu, "nak, ini mama belikan bola dunia, coba lihat, kita ada di sini, di Indonesia, kecil sekali ya....? Dan dunia ini luas sekali yaaa...? Jadi, bila memungkinkan, suatu hari kamu harus bisa mengunjungi tempat2 yang jauh tersebut...." saya bingung, lantai rumah aja ga pake dikeramik alias semen doang, tapi mama saya beli globe dengan diameter 30cm yg mahal itu.... kemudian saya lihat tatapan mata mama saya menerawang, "kita memang tidak tau bagaimana itu akan terjadi, kita memang bukan siapa2, tetapi nak, kita punya Tuhan, Dia Maha Mampu, Dia Maha Kuasa... DI TANGAN NYA, TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN....!

Saat itu, ada semacam keyakinan dalam diri saya yang mengalir, seperti sebuah pemahaman, bahwa BILA KEYAKINAN KITA CUKUP KUAT TERHADAP KEKUASAAN TUHAN, EVERYTHING IS POSSIBLE. Yang tidak mampu itu kita, tapi Tuhan mampu, yang kurang wawasan dan ilmu itu kita, tapi Tuhan Maha Mengetahui, yang miskin itu kita, tapi Tuhan Maha Kaya....

Lalu.... bila kita belum mampu, masih miskin dan kurang wawasan atau ilmu, dimana salahnya....? Salahnya adalah KETIKA KITA TIDAK MEMINTA KEPADA-NYA, KEMUDIAN TIDAK BERUSAHA, DAN TIDAK MEYAKINI BAHWA DIA AKAN MENGABULKAN...!

Saat saya SMP kelas satu, mama tanya,
Mama : "kamu minta hadiah apa untuk ulang tahun?"
Saya : "kamera"
Mama : "untuk apa?"
Saya : "mama bilang, kelak saya harus ke luar negri, jadi saya perlu kamera untuk membuktikan kalau saya sudah ke luar negri dan menunjukan foto2 nya ke mama." mama saya tertegun, sepertinya dia mengerti, bahwa provokasinya sudah tertanam di benak saya, dia bagai menemukan 'click moment' saat itu.
Mama : "baik, mama belikan"

Dan kamera pocket pertama saya waktu itu seharga kalau tdk salah 100.000rupiah, sebagai perbandingan, uang jajan saya saat itu adalah 1000 rupiah, so 100.000 itu lumayan lah ya untuk org dengan penghasilan pas-pas-an..... Dan kamera tsb harus di isi film kapasitas 12, 24 atau 36, yg kalau memotret terkena cahaya berlebih / menghadap matahari foto nya jadi karya seni spektakuler, item semua alias kebakar.... hehe..... Trus kalo cetak foto per lembar 1000 rupiah kalo ga salah, mehong euuyy..... duuuuuhh... jaman purba ye cyyiint, eykeh lupita.

Apa yang terus menerus ditanamkan dalam benak saya oleh mama, sepertinya mulai mengakar, entah bagaimana, saya merasa harus mempersiapkan diri untuk hidup mandiri.

Maka setelah merenung cukup dalam, saya menghadap mama, "ma, tamat SMP saya tidak mau sekolah di Jakarta, kirim saya ke mana saja, tetapi tidak di Jakarta!" Padahal sodara2, saat itu karir saya sbg atlet pencak silat sedang berkibar, setelah menyabet medali perak pada kejuaraan nasional tingkat remaja, surat permintaan untuk TC berdatangan. Namun hidup adalah pilihan, dan saya tidak menyesali pilihan saya untuk merantau.
Mama : "kenapa?"
Saya : "karena saya merasa, di dekat mama, kemandirian saya kurang terasah."

Mama mendidik kami untuk mengerjakan pekerjaan rumah sendiri tanpa pembantu sejak kami anak2nya usia SMP. Kami juga dibelikan celengan untuk menabung, setiap bulan dipecah, hasil terbanyak mendapat hadiah. Dan bila kami ingin sesuatu, misalnya ingin beli TV berwarna, saat itu TV kami elegant sekali... BW alias hitam putih hehe.... mama mengajak ke toko elektronik, kami heboh memilih TV, setelah lihat2 dan mencatat harganya kami pulang... iyaaa.... pulang gitu aja... tanpa membawa si TV impian.... saat itu sang mama telah mengecewakan kami.... Hiks :'(

Tiba di rumah, kami meeting, mama bilang, "baik, kalian sudah tau apa yang kalian inginkan?" kami mengangguk, "kalian sudah tau berapa harganya?" kami mengangguk lagi, "sekarang, pecah celengan kalian, hitung isinya!" kami berhitung, mama tanya lagi, "kurang berapa?" kami menjawab, sekian. Mama mengangguk, baik, sekarang kita bagi 4, kita harus menabung bersama2, masing2 harus kontribusi dg nilai yang sama. Yang ingin TV kalian, bukan mama. Tapi mama akan ikut menyumbang. Kalau sudah cukup, kita beli TV nya." so, mama saya mengajarkan MENABUNG UNTUK MEMBELI / MEMBAYAR NEEDS.

Part of #PecahTelor #HorangKaya

Tahun 2008 akhir kalau tidak salah, saya lupa (short memory kumat), seorang teman mengajak jalan2 ke Singapore dan Malaysia, di Singapore kita cari hotel dan di Malaysia menginap di rumah saudara kawan yang lain, kita ber-4 waktu itu, dia mengabari bahwa fiskal dibebaskan bagi pemilik NPWP, dan membuat NPWP gratis, waktu itu bayar fiskal untuk ke luar negri kalau tdk salah 2,5jeti ya...? CMIIW... kami check tiket pesawat, harga return waktu itu kisaran 1,5juta kalo tidak salah. Untuk org dengan mindset 25juta ke Singapore, kemudian tiba2 jadi 1,5 juta itu sesuatu banget loohhhh....
Saya tentu sigap mlipir ke TKP untuk bikin NPWP, sehari beres, ga pake bayar.
Waktu itu saya punya duid karena ngerjain event festival.... Fee nya lumayanlah, buat beli gorengan doang mah bisa dapet segerobak plus abang2nya sekalian, kek nya.... ^_^

Jadilah kami jalan2 ke Malaysia - Singapore 4 hari, per orang kira2 ngabisin budget sekitar 3juta... #horangKaaayyyyaaaa... #edisiBelumJadiGembelInternesyenel ^_^

Part of #GembelGalau #MrWHAT

Bulan February 2009, karena saya pengangguran, kerjaannya ngubek2 FB ato ngelakuin hal2 ga penting lainnya.... Tetiba.... Ada yg pasang status mau ke China, iseng2 saya kontak dan blg mau ikutan.... trus dia cerita ttg konsep jln2 nya dengan cara numpang2 di rumah teman, dan selama 3 minggu, budget maksimal adalah 3juta-an.... W.H.A.T....? (kalo di film kartun, tokohnya digambarkan mencelat menembus atap, kliling globe trus nyungsep kembali di posisi awal dengan kepala tertancap di lantai retak, saking kagetnya).
Lha.... eykeh ke Singapore-Malaysia 4hari, yang dengan 2x koprol udah nyampe aje, ngabisin 3jeti, ini apa kabar....? Are you kidding...?

Akhirnya, kami sepakat meeting point di Kuala Lumpur Malaysia saya mulai ngerti apa itu budget flight, mulai ngerti cara ngecak schedule pesawat supaya dpt harga secakep2nya di waktu yang kita inginkan. Tinggal realisasinya nanti gimana belum tau, karena temen2 dalam tanda kutip yang dia jelaskan itu masih "alien" buat saya.
Saya cuma menyepakati bahwa, saya siap jadi tukang poto ato sbg tripod untuk video recorder di spot2 yg diperlukan, karena dia dlm proyek nulis buku ttg China. Juga, bila kawannya tidak mau menerima saya menginap di rumahnya, maka saya sepakat untuk sewa hostel disekitar rumah si kawan tersebut, krn saya statusnya adalah sedang jadi follower, dia leader. So saya makmum, nurut aja tetapi tanpa harus ngerepotin leader. Buat saya, boleh ngekor dan belajar aja udah bagus, jgn sampe pake acara ngerepotin pula, gak fair lah.

Kami blm pernah bertemu sebelumnya, ini terus terang gambling, tp saya tidak takut, kenapa pula harus takut....? Dia penulis buku bukan preman, saya pegang return ticket saya sendiri bukan dia yg pegang, saya ada budget lebih sisa fee festival kemaren, dia blg budget 3juta, eykeh bawa 10jeti... #horangKayyyaaa #CongkakJumawaTingkatKelurahan

Dia : "kamu sudah pernah ngetrip ya?
Saya : "iya, tapi sekitar Indonesia, luar negri baru Singapore-Malaysia aja."
Dia : "Pantes kamu gak manja, kalo kita harus misah kamu juga gak kliatan hawatir atau gimana gitu."
Saya : "Kamu membolehkan saya ikut aja sudah bagus, yang sulit itu first step, selebihnya akan lebih mengalir, so far begitu pengalaman saya, so saya butuh kamu sbg pegangan untuk membunuh nightmare saya. Kalau itu sudah lewat, saya tau saya pasti bisa survive. Dan terima kasih sudah mengizinkan saya untuk ikut." begitu kira2 ringkasan dialog kami via inbox.
Dia : "oke, so, plis, barang bawaan usahakan maksimal 7kg yaaa.....!"
Saya : W.H.A.T..... lagi...

Banyak kejutan2 baru, tetapi saya sudah memutuskan bahwa dia leader saya, maka saya turuti setiap saran darinya, kalo bingung nanya, kalo masih ga paham juga... ya telen dulu, bagi saya, SAAT BELAJAR kita harus JAUH JAUH DARI SIFAT SOK TAU.... itu pantangan terbesar bagi seorang yang memutuskan untuk belajar. Ingin tau dan sok tau itu beda ya gan juragan.... ^_^

Ini daftar command dari sang leader :
* order flight jkt-KL-jkt, KL-Guangzhou dg no penerbangan ABC spy bisa barengan, Chengdu-KL, status : done
* bawa 300$, status : bawa 500$ plus atm #gembelGalau #blomPeDe
* bikin profile di CS, status : done
* beli sauvenir untuk host, status : done
* packing 7kg, status : 12kg .......
Setelah 2hari 2mlm bongkar pasang, 12kg packing adalah hasil maksimal... 7kg masih menjadi sesuatu yg "Mission Imposible" (masih berasa pengen bawa semua perabotan termasuk teflon, panci, kasur, kulkas, kompor, lemari, tabung gas, wkwkwk....)

Singkat cerita, kami menginap di rumah kawan CS Italy di Guangzhou disitu ada temen CS lain yg sedang transit menuju Hongkong, Indonesia (yg akhirnya menginap di rumah kakak saya di Bali saat ke Indonesia) dan dari Canada. Kita juga ikutan kumpul2 dg CS member di Guangzhou, saya mulai tertarik dg komunitas ini, awalnya saya ribet banget, guilty loh numpang dg free gitu... untung saya bawa souvenir, setidaknya mengurangi perasaan sebagai pengeretan pelita hati (baca : pelit) yang elegant ye bow... Host kami dan juga member CS lainnya menjelaskan ttg konsep komunitas ini, itu melegakan saya, berarti ada lebih dari 3juta orang tukeran free akomodasi kek saya, berarti bukan mrk yg alien, tp saya yg katro dan kurang gaul hehe...... dan setelah itu.... saya mulai enjoy numpang gretongan hehe...

Saat di Nanning, host kami mengajak untuk mengunjungi Qing Xiu Mountain, disitu terdapat lembah atau hutan harapan or something like that lah. Jadi, siapapun yang memilik harapan, bisa membayar 3 yuan, kemudian tuliskan "harapan/wish/do'a" di pita, kemudian ikatkan di pohon....

Saya pikir, biasanya saya berdo'a gratis gak pake bayar, tapi oke lah, 3 yuan ato sekitar 3ribu perak gpp juga kali buat lucu2an. Saya ikut antri, tapi kemudian bingung karena tidak bisa menulis aksara china, tapi kemudian saya berfikir, "Hey, sejak kapan Tuhan cuma ngerti satu bahasa? So limited...! Bagaimana Dia yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa bisa mengabulkan permohonan kalau Dia cuma ngerti satu bahasa....? Hellowwww... Yellowww....! So, let see... mari kita lihat, bagaimana Tuhan mengabulkan permohonan saya dalam bahasa yang saya pahami..." Saya mulai menulis..... Dan karena saya yakin Dia Maha Kuasa, saya tulis yang tidak mungkin untuk seorang saya.....

Tahun 2011 :
* visit 20 negara (saya sedang di China skrg, lalu kenapa saya tdk bisa visit negara lain? Duitnya...? Terserah Dia mengaturnya nanti.... Itu kata hati saya)
* umroh (urusan ibadah tdk ada hubungan nya dengan punya dan tidak punya, alim dan tidak alim, populer dan tidak populer, urusan spiritual itu sepenuhnya sangat sangat pribadi, hak prerogatif Sang Kuasa, so, kalau Dia approve, kun fa ya kun, maka jadilah... faktor lainnya... gak ngefffeekkk lah yaw)

Saya baru berani share setelah bener kejadian, sebelumnya, saya keep untuk diri sendiri, semua doa doa saya keep sendiri, terutama bila blm terkabul, biarlah setiap doa selalu menjadi hal yg paling pribadi antara saya dan Dia. #edisiFallingInLoveWith

Dan coba tebak...?
Berapa budget saya selama 3 minggu di China...?
Sekitar 4,5 jeti include flight ticket bowwww....
Emejing yeeeee.... ^_^
*jogedJogedBrutal

So.... saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mas Ariy yang telah memperkenalkan saya kepada CS.

Part of #TrainingSebagaiGembelInternesyenel

Saya mulai nulis di blog ttg perjalanan saya, saya mulai narsis di FB dg foto trip saya, tingkat ke-norak-an saya melejit dengan sukses menembus nirwana dewa dewa di khayangan *lebay.

Ada banyak respon, ada banyak permintaan untuk trip bareng, saya juga sering di gratisin untuk trip2 tersebut... jadilah saya mulai sakaw ngetrip :
*** Singapore, Thailand, Cambodia, Vietnam, Malaysia 2 minggu saya hajar dg 200an dolar... *makinPinterGue cieeeeeee ^_^
*** Vietnam, Cambodia, Thailand, Hongkong, Shenzhen, Macau sekitar 3 minggu saya hajar sekitar berapaa ya, kira2 500 sd 600 dolar kalo ga salah... Not bad laahhhh ;-)
*** Tetiba ada yang nawarin umroh gretongan, tinggal bawa body doang, berangkaaatttt...!!!
Disini saya inget dengan permohonan saya saat di Qing Xiu Mountain... Saya sujud nangis sampai sesek nafas, mohon ampun karena telah meremehkan kekuasaan Nya. Menganggap bahwa hal itu tidak lah mungkin....
*** Pulang umroh ditawarin kerjaan di India, skype-an 2x, dikirim pocket money, ticket, dan kontrak kerja, stay 2bln dapet 5.000$ plus bonus 2.000$ *jingkrakJingkrak.... Yippiiee... Ketemu Rahul dan tuan Takur kitaaaaa.... ^_^

So, saat itu... sejak awal 2011 sd Agustus 2011.... saya sudah mengunjungi :
(1)Singapore 3x , (2)Malaysia 3x , (3)Thailand 2x , (4)Cambodia 2x , (5)Vietnam 2x , (6)Hongkong , (7)Macau , (8)China , (9)Saudi Arabia dan (10)India (saya tdk tau apakah HK, Macau dikategorikan 1 negara, tp sy membedakannya krn mrk punya mata uang berbeda, CMIIW).

Saya bertanya-tanya.... Bagaimana 20 negara bisa terealisasi tahun 2011 ini....?
How come...?

Part of #CSIndonesia #CSEropa

Pertama kali nya saya ikutan CS gathering di Ciputat, disitu ada kanjeng Ambasador Mbak yu Nancy Margaretha, dia seru, baik dan supportif, dia sayang dg member2 CS. Saya hadir, menyimak sharing, bertemu dg orang2 yg sudah trip kliling2 ke mana2. Adrenalin saya mendidih spt biasa, saya ingiiiiiinnnnn seperti mereka.

Saya mulai buka rumah, menerima tamu, tp karena masih kos, saya hanya bisa menjadi host bagi single traveler perempuan. Saya mulai mendapat referensi di profile saya. Lalu mba Elok dan Nancy launching buku mereka, gilaaaaa... 500ribuan sebulan di Eropa...? Sadissssss....!
Saya beli dan baca bukunya... juga semua buku2 treveler lainnya... saya cek globe hadiah dari mama, saya cek pin yg menempel di negara apa saja waktu SD dulu saya tempelkan, saya pasang peta dunia di dinding, saya ikutan grup Backpacker Eropa, sebisa mungkin sering ngobrol dengan mba Elok dan Nancy untuk bisa mendapatkan aura positive nya.... ya.... semua... semua hal yang berhubungan dengan itu saya usahakan untuk saya ikuti.... saya kalap....

Bila sejauh ini saya sudah memenuhi dream saya sebanyak 50% ... Maka harusnya.... 50% sisanya juga mungkin, cara cepat untuk bisa trip lebih dari 10 negara adalah Eropa, karena negara2 di Eropa berdekatan.... Tetapi.... Eropa mahal..... Eiits... Nancy bilang dia 500ribuan sebulan... Oke, gue gak segila jeng ambasador, kalo bisa 3juta sebulan di Eropa bolehlaahh... Tapi, urusan visa gimana....? Duit di tabungan segitu, sementara saya gak mau bayar tiket mahal2 tapi cuma sebentar di Eropa, kalau mau lama, saya tidak punya penjamin, tdk punya cukup tabungan... Duh.... galau....

Seperti biasa, ketika galau.... saya menghadap "Big Bos" gelar sajadah, nanya sambil mewek....

Esoknya, saya diundang meeting untuk acara gathering, disitu ada ibu XYZ seseorang yang sangat baik dan rendah hati, pulang meeting saya diajak dinner ke rumah kaca yang megah miliknya. Dia mmg selalu baik sama saya dan low profile kepada semua orang, saya pernah bantu arrange event di rumahnya untuk dinner dengan para dubes dari 17 negara.

Di mobil, saya beranikan diri untuk cerita, "ibu, saya punya rencana untuk ke Eropa, inginnya sih 2bulan, tetapi saya tidak punya cukup jaminan, saya ada tabungan sekitar 40juta, saya yakin bisa survive dg budget tersebut, tetapi saya yakin, itu tdk cukup untuk mengajukan visa. Bolehkan saya minta bantuan ibu untuk mendapatkan visa...?"

Ibu : "Kamu yakin Risa, bisa survive dengan budget segitu...?"
Saya : "Iya bu..." dalam hati, Nancy sebulan di yurep cuma 500ribuan loh bu.... hehe... Bego ye gue, mane bisa bandingin apel sama pisang.... Masing2 beda gaya keleuuusss.... *tepokJidad
Ibu : "oke Risa, coba kirim email ditujukan kepada suami saya, email dikirim via saya saja, setelah itu kita lihat bagaimana perkembangannya ya." si ibu mmg bukan tipikal org yg suka memberi janji2 surga meski dia mampu.

Beberapa hari kemudian saya dipanggil untuk mengambil surat rekomendasi, saya menelpon kedutaan untuk membuat janji, saat tiba dikedutaan, saya sms suami si ibu, bahwa saya sudah di kedutaan, dijawab singkat, "ok, if you have a problem call me, only if you have a problem ok.!"

Ketika di depan loket, saya sodorkan amplop data, begitu membaca nama dan nomor telepon suami si ibu, sang petugas langsung masuk ke dalam, kemudian muncul sekertaris duta besar, ditanya mau berapa lama di Eropa, saya jawab, 2bulan. Setelah itu saya diberi kwitansi, dan membayar 850ribu. Proses 5menit. Dan saya diminta menelpon minggu depan untuk ngecek visa saya sudah jadi atau belum.

HAH....?
Gitu doang....?
So.... Apa kabar segala urusan nightmare yang sering di share oleh para traveler itu saat urus visa Eropa....? Dokumen yg di cek cuma passport dan KTP doang cuuuyyyy....
Alhamdulillahhhh.... lagi lagi.... rezeki anak sholehah.... Yippiiieeee... Wuuuuzzzzz... Saya melayang.... ^_^

Masih melayang layang saat di lift dan menapak galau di lobby gedung.... Ponsel saya berdering, sekretaris dutabesar menelpon, "Mba Risa masih di gedung? Pak Duta Besar ingin bertemu...!"

HAH......

Jantung saya lompat2 gak karuan, pak Dubes sangat baik dan low profile, beliau menggunakan batik, beliau cerita betapa beliau sangat menyukai Indonesia.... Dengan senyum dia bilang, "your visa will be fine, we just need to process it...." saya mengangguk, tersenyum bahagiaaaaa.... Ohhh... Thanks God... Engkau baiiiiiiiikkkkk banget :*

Maka.....
Terbanglah saya ke Eropa, pada bulan September 2011........
Enter (11)Paris Perancis, lanjut ke (12)Swiss, Jerman, (13)Belanda, (14)Czech Republic, (15)Austria, (16)Italy, (17)Vatican, (18)Portugal, (19)Spanyol, total di Eropa selama 2bln..... Dilanjutkan ke (20)Maroko satu bulan dan (21)Turkey satu bulan

Kembali ke Indonesia 16 January 2012

Di Eropa saya hanya menginap di hostel saat di Venezia, 3 hari bayar 24 yuro,.. Sisanya numpang... :p
Di Maroko hanya di Gurun Sahara saja saya bayar tenda camp selama 2malam, sisanya selama sebulan numpang. Di Turkey full sebulan numpang plus dpt extra sekoper souvenir dari para host hehe... biasaaaa.... rezeki anak sholeh :*

Dalam trip ini saya membawa 40pcs peta batik sebagai souvenir, 2pax sambel sachet, 2botol sambel, 2pax tolak angin, bumbu instant untuk masak masakan Indonesia di rumah host... Numpang tapi tau diri laaahhhhh... :p

Budget trip 4bln termasuk tiket, saat itu sekitar 3.500$

Tiba di Indonesia, saya bertekad untuk punya rumah, supaya saya bisa menjadi host yg baik, sebagaimana mereka telah memperlakukan saya dengan baik saat berkunjung di negara mereka.
Kebaikan mereka menginspirasi saya untuk membalas kebaikan tersebut dengan cara mengalirkannya kepada traveler lain.

Bila ada banyak persoalan dg member CS, off course itu normal, karena dalam komunitas yang dibangun dengan niat baik, tdk menjamin membernya juga punya spirit yang sama....

Namun, bila kita seorang traveler yang sungguh2 melakukan aktivitas traveling, bukan sekedar piknik, ada semacam insting yang membunyikan alarm dalam tubuh kita saat bertemu dengan orang2 yang punya niat tidak baik. Kalaupun kita tetap terbentur resiko, biasanya, bila insting kita terasah, resiko tersebut sangat bisa diminimalisasikan.
Dan saya pikir, sebaik apapun kita berusaha, suatu saat tetap akan berbenturan dengan orang2 yang sekedar memanfaatkan kebaikan kita, tega menghianati kita serta memfitnah, atau berani menjual nama kita untuk bisa mendapatkan apa yang dituju.
Saya mengalaminya, tapi ini part of life kan...? So wapada, keep calm and cool... at least berusaha untuk woles aja lah... take it easy gitu....
Kalo bener2 keterlaluan, jangan dihajar... itu kejam, di elus2 aja pake silet dan air garem hehe... ^_^ #ehh

So saat ini.... alhamdulillah, meski tinggal di kampung, rumah dg size imut2, google map juga bingung utk mendeteksi lokasi krn letak rumah saya berada di galaksi yg berbeda dg bima sakti ^_^ namun... setidaknya.... saya sudah bisa menjadi host yang lebih baik dalam hal menyediakan akomodasi bagi traveler.

Sekarang....
Saya menjadi alien di kampung saya....
Karena rumah saya yang jauh dari peradaban kota, dikunjungi tamu2 dari seluruh dunia....
Cieeeeee....
Buah nangka buah duren, ga nyangka gue keren...... Wkwkwk #protesTampol ^_^

Saya percaya.....
UNIVERSE akan turut serta merespon mimpi2 kita...
TRAVEL ANGELS are ready around the traveler as well...
So... Lets packing... And do traveling....
Yuuukkkk... Capcuuussss....

Note :
Maaf, saya bisanya nulis gaya acakadut gini.... Plus konten adalah subyektif berdasarkan pengalaman dan interpretasi pribadi saya. Bila ada yang tidak berkenan, tolong dimaafkan, boleh juga diabaikan atau di delete..... Terima kasih...

#BDInspiringPerson
#BDInspiration
#BDTravelingAllOverTheWorld
#BDChina




Sharing Trip - Part Of IRAN

Co-Pas tentang sharing Trip Iran saya kepada member BD (Backpacker Dunia)
==================

Dear BD'ers.....

Izinkan saya untuk sharing ttg pengalaman trip saya waktu ke Iran bln Maret 2015 kemarin.... Kenapa Iran...? Karena Iran adalah the last country yg saya kunjungi thn ini (2015).... Sehingga memory saya yg super duper short (menuju amnesia) msh lumayan hangat dibanding 28 negara lainnya yg telah sy kunjungi.... Juga karena sebelum saya menginjakan kaki di negara ini, Iran bagaikan negara fatamorgana yg un-touch-able buat saya....
Ada banyak pertanyaan, keraguan, rasa penasaran, ketakutan, segala rasa yg mengaduk2 menciptakan sensasi letupan adrenalin dlm diri saya setiap mengingat salah satu destinasi dream saya ini.

Tetapi.... Bila sharing saya ini tdk masuk dlm kategori standard yg ditetapkan di BD, dg besar hati sy jg ikhlas untuk di delete. Karena sy sadar diri dg kapasitas bercerita sy yg tdk runtut tersusun rapih, informasi mungkin jg tdk lengkap (krn sy mmg sekedar ingin sharing base on my experience, base on my subjective view, bukan bikin trip plan ala ala travel agent yg super detil). Plus, info foto2 jg maafkan kalo cenderung narsis, sumpah, ini salah satu sebab, mengapa sy hampir tdk pernah share trip experiences di grup yg keren ini.... Saya hampir gak punya foto bagus dg view keren.... Selalu ada saya ngikut eksis di foto... wkwkwk.... Jadi sy ngeri foto2 narsis saya di bully trus gaya narsis saya di copy.... #eehh... #pedeBangetGue

Juga.... sebelumnya.... Izinkan sy berterima kasih kpd founder group BD, mba Elok, yg telah menginspirasi saya.... Beliau dan Nancy Margaretha adalah inspirator pertama sy dlm dunia traveling.... Itu tdk bs saya ingkari sampai kapanpun. Traveling looks easy after met them 2010, sejak itu... saya tdk takut bermimpi untuk traveling... Dan thn 2011 saya done dg resolusi gila saya, 20 countries in a year
Kalaupun kontribusi sy di grup ini tdk banyak, bukan krn sy tdk ingin... Ttp sy minder dg master2 trip yg ada di grup ini. Sumpah..... Ini serius.....

So, kembali ke laptop.....

Sudah lama sy ingin ke Iran..... Meskipun sy org nya penakut, tapi level kepo dan sok tau nya sy jg lumayan tinggi... Segitu ajaibnya negara bernama "Iran" buat saya, bikin saya penasaran, spt rasa penasarannya sy sama prince Fazza dari Dubai yg kinyis2 itu... #eh #gagalFokus

Saya sempet diskusi dg bbrp org yg sy anggap master di bidang trip gaya gembel spt sy.... Mrk tanya, destinasi mana saja yg menjadi tujuanmu ke depan...? Saya jawab A,B,C dst...
Mereka blg, "Bila kita ingin mengunjungi / meng-eksplor suatu negara, selain needs, kita jg perlu cek situasi politik serta kondisi internal negara bersangkutan. Contoh : negara A bersekutu dg negara B maka bila kedua negara tersebut ada dlm daftar target utk dikunjungi, gak masalah, silahkan langsung mlipir ke TKP saat ada kesempatan... Namun bila negara A dan B bermasalah secara politik, fikirkan untung ruginya untuk kemudahanmu dlm mengunjungi negara2 lain yg berkonflik dg negara tersebut, krn berkaitan dg pengurusan dokumen spt visa dlsb. Kamu traveler kan...? Kamu suka traveling...? Maka fikirkan masa depan trip kamu juga selain needs."

Akhirnya... sementara sy skip.... saya bersabar... Setelah cukup pny bnyk tabungan stempel di paspor, termasuk stempel negara2 yg ada dlm level lumayan bonafide dlm dunia traveling, sy beranikan diri untuk merencanakan trip tertunda saya ke Iran.

Kesempatan itu dtg, sy dpt undangan dari KBRI di Roma Italia untuk acara B2B meeting di Roma dan Napoli. Karena yg undang KBRI, walau agenda KBRI cuma 4 hari, sekalian sy minta durasi visit 1 (satu) bulan di Eropa (btw, sy mmg kurang hobi nge-gembel scanning alias short time.... sebisa mungkin 1 sd 4 bln sekali jalan... krn gak mau rugi byr tiket pesawat yg mahal itu wkwkwk)

Setelah sebulan ngemper di yurop.... Sy terbang dari Roma ke Tehran via Turkey.... Waktu itu kl tdk salah sy dpt tiket sekitar 100-an USD... Beruntungnya saya sbg gembel internesyenel adalah.... ada banyak org2 baik yg yg selalu menolong saya.... saya menyebut mrk TRAVEL ANGEL.... ketika sy sampaikan bhw sy mau ke Iran, banyak inbox dan WA / viber yg masuk kasih info ini-itu... Sy yg mau jln... mereka yg rempong... termasuk urusan beli tiket dll... sy mah tinggal byr pk paypal.. mrk yg bantu cari tiket dan ini-itu... Alhamdulillah... rezeki anak sholehah ^_^

Tiba di Tehran pagi subuh, leyeh2 sebentar ngelurusin pinggang..... Kira2 jam 6pagi, cari taxi menuju rumah host saya.... Lumayan, sejak posting di emergency couch di Tehran, banyak yg nawarin untuk jd host, saya memilih yg paling duluan respon request saya.

Pengalaman trip dimulai.....

#Part of aTehran

*** Supir taxi di Tehran dan kota2 di Iran lainnya relative sm dg situasi di negara2 lain dlm urusan melayani turis, akan ada aksi coba2 malak... So... Tariff lokal dan interlokal (baca : turis) sangat mungkin berbeda... Host sy beradu argumen dg supir taxi nakal itu.... Jd sy terselamatkan dari urusan membayar berlipat ganda, cuma lebihin dikiiiittt.... Wajarlah... Eykeh kan interlokal... Blom mulai agenda nge-gembel juga.... Masih membaca situasi dolo sodara.... ^_^

Ternyata, di apartemen host sy ada 3 cogan dari yurep, walhasil sy mlipir ke mana2 bareng mrk, dan dianter istri sang host juga.... So sy ga bs crita bnyk soal jurusan, how to get there... bla bla bla... Krn sy makmum... cuma ikut ajah kemana mrk pergi... sedang tdk punya prinsip (baca : males mikir) ^_^

Yg bs sy critain, Tehran itu kota yg maju, jln2 besar, yg mrk (org lokal) blg macet, totally diff dg macet spt di Jakarta. Banyak screenboard disepanjang jln, spt iklan2 di Jakarta... Eiitsss... Tp cb perhatikan baik2... Ternyata itu bukan iklan sodara2... Itu adalah karya seni.... Host sy dg bangga bilang, "the concept of Tehran is.... City Gallery..." Jadi.... kota Tehran ingin dijadikan galery seni terbesar... Dimana setiap sudut2 nya akan dipenuhi karya2 seni. Keren yaa....

Host saya itu baik banget.... Ini adalah hal penting saat ngemper di negri org, sebagus2nya ato sekeren2nya suatu tempat, kl org2 nya nyebelin.... Bisa jadi neraka juga.... So ORANG BAIK DISEKITAR KITA ITU PENTING, terutama saat di negri org.

Karena sehebat2 nya kita di kandang sendiri, we are nothing di tempat orang.....

Tutur kata lembut, suka menolong, menghargai org lain, itu yg saya bisa deskripsikan ttg host saya. Dan over all 90% yg saya temui karakter standard nya spt itu.... Hampir disetiap kota, sy selalu dpt souvenir / gift / hadiah dari mereka yg notabene baru saya kenal. Mengingatkan pada pengalaman saya waktu ke Turkey... Sampai beli koper untuk wadah hadiah2 mereka.... Its amazing...

So... karena saya femes sbg gembel internesyenel... host saya di the next city of Iran yaitu Qazvin (sekitar 2jam perjalanan dari Tehran), jauh2 menjemput saya ke Tehran, dan disambut dinner sementara saya jg tdk boleh meninggalkan dinner di Tehran... Jadiiii.... Mmg nasib anak sholeh... Rezeki selalu berlimpah, terutama saat backpacking... Alhamdulillah...

#Part of Qazvin

Host sy di Qazvin dan istrinya super duper protektif, kemana2 dianter dan dikawal... Saya juga diajak ke toko baju untuk beli baju, kenapa....? Karena mrk lihat posting sy di FB ttg salah kostum waktu di Tehran hehe, org2 pada pake warna gelap.... eykeh gonjreng cetar membahana badai.... Serasa topeng monyet ditengah belantara ibu kota sodara2....

Sekali lagi sy disuguhi karakter sopan mereka, ga ada tuh nyalah2in kostum ajaib saya... Harusnya sbg tamu sy yg harus respek dg budaya mereka... Tp justru mereka yg sibuk meng-cover kesembronoan saya. Host sy blg, "apakah kamu ada budget utk bayar baju ini...? Kalau tdk, biar kami yg bayar...!" tengtooong.... Langsung galau haha... Akhirnya krn mrk sopan dan baik hati, sayapun segan.... Maka saya blg, "don't worry, i have enough budget." ya gpp jg keleus beli baju... Lha transport, makan dan tidur gw kaga bayar juga, alias gretongan, numpang di rumah mereka.... ^_^

Oh iya... Saya saat di Qazvin masih galau soal currency di Iran.... Ada 2 hal yg harus di ingat soal ini.... Officially mereka menggunakan mata uang RIYAL (saat itu 1$=36.000riyal) namun di market, kita akan sering menemui satuan currency yg disebut TOMMANS (1 tommans = 10 riyal), yg spt ini disebut redenominasi currency ya kalo gak salah... Seperti di Turki, yg dulunya 1juta lira jadi 1lira, gak tanggung2... 6 digit dipenggal... Btw... sorry kalo ejaannya atau keterangan soal moneternya salah, monggo googling utk checking.

Nah, sy masih sering terpesona dg harga yg di disply saat window shopping... Misalnya... Harga jacket kulit sebesar 360.000 T (tommans) saya langsung tersihir pengen belanja, untung host sy selalu ingetin, "Risa, mari kita check, itu dlm Tommans atau Riyal.....!" dan ternyata... Riyal... Artinya 3.600.000 riyal atau setara dg 360 $ alias sekitar 4jeti rupiah.... Hadeeehhhh..... Perkara angka NOL sebiji bikin gw sakit jiwa.... >_<

Masih soal perduitan di Iran... Karena sudah sekitar 30thn Iran di embargo, maka banyak akses yg sulit ditembus, termasuk dlm sektor per-bank-an. So, jgn harap mudah untuk mencari money changer, hitung baik2 perkiraan budget sebelum masuk Iran, tukarkan currency sesuai perkiraanmu, jd kalian tdk akan terjebak dg kekisruhan dlm mencari money changer.
Lupakan segala credit card platinum dan atm bersaldo trilyunan dalam account mu... Karena gak bisa di akses... Hehe...

Tapi meskipun Iran adalah negara yg di embargo, kita bisa lihat bgm penduduknya educated, teknologi juga maju... simple aja sih saya liatnya... di lokasi gurun tandus berbatu, ketika menemukan sekotak bidang hijau.... bisa dipastikan itu adalah teknologi pertanian yg sedang digalakan oleh pemerintah.... Di taman2 kota saya sering lihat patung bayi berselimutkan rumput hijau... Konsep yg lucu... Sayang saya tdk sempat ambil gambarnya... Tp banyak ditemui di Tehran dan Qazvin....
Saat musim kemarau, pemerintah menyemprotkan air ke seluruh penjuru spy adem... Baik yaa....

Kalo di Indonesia dimana2 hijau, gak heran... Lha wong Koes Plus aja blg kayu dan batu jadi tanaman.... Gak pake teknologi, pada numbuh sendiri.... #bersyukurMenjadiBagianDariNegaraIndonesiaYangSuburDanHarusnyaMakmur

Karena di embargo juga, jgn harap nemu mc Donald ato KFC,.... Tp don't worry.... Makanan2 spt itu ada banyaaaaakkk.... Dan bisa dibilang... Kuliner Iran termasuk yg yummy......
Saya hrs akui mrk hebat, Mobil bikin sendiri, makanan dan minuman kemasan bikin sendiri, rasa ala2 wine atau minuman bersoda jg banyak.... dan untuk yg muslim... bisa menjadi surga... karena semua halal....
Saya mengalami langsung saat sedang makan di cafe di terminal, tiba2 serombongan org dg kamera dan video shooting masuk, langsung sidak men-shoot semua makanan di dapur termasuk freezer.... Kl terbukti tdk layak standard, langsung ditutup saat itu jg. Sy adalah pengunjung galau yg makanannya masih setengah, maka sy boleh menghabiskan makanan saya, ttp tdk boleh terima pengunjung baru, setelah itu harus tutup. Sidak dilakukan intensive. Keren yaaa....

Saya puter2 Qazvin, visit museum, dll diantar host saya, dan host saya dg semangat untuk support trip saya, rela muter2 pasar hanya demi menemukan peta Iran berbahasa inggris spy perjalanan sy terbantu.... Setelah sekitar 10 toko buku... Iyaaa... ciyuussss.... sumpah syusye nyari peta iran berbahasa inggris...... baru kita nemu peta itu, dan dia maksa untuk bayarin sbg gift.... Hadeehhhh.... Speechless...
Kebayang gak tuh kl gw yg kudu nyari sendiri :p

#Part of Karaj

Sejarah berulang, host saya di Karaj, hasil rekomendasi dari seseorang, kontak2an dg host saya di Qazvin, ngecek agenda saya untuk ke Karaj, dan lagi2 big dinner... Besok paginya 3 mobil konvoi ngajak saya ke puncak (gak tau namanya, lupita hehe) di puncak masih ber-es, kita bbq dan seru2an di puncak... Semua.... Semua... yang gw temui di Iran blm pernah ketemu sebelumnya... ttp treat mereka sungguh bikin speechless...
Saat seseorang blg, "Risa, if you need something, please let me know...! I will buy for you...!" gimana coba...? Gimana gw gak merasa part of them kl digituin...?

Masing2 ngundang dinner juga di rumah mereka, tp krn harus transfer ke Kashan, maka cm bisa memenuhi satu undangan.... Dan rumahnya seru... dindingnya dihiasi dg ornamen lukisan dari kaca.... Tau karpet persia kan...? Keren gak...? Tau Taj Mahal kan...? Itu karya Persia juga... So Iran mmg terkenal dg karya seni nya yg tinggi....
Dan kebesaran Persia di masa lalu mmg tdk bisa dikesampingkan begitu saja.... Persia mmg negara besar....

#Part of Kashan

Di Kashan lagi2 bertemu dg traveler lain dari Lubljana Eropa, kebetulan dia wartawan, dan insting wartawan pasti heboh, sy yg males bikin agenda, lagi2 ngikut ajah hehe... Jadilah saya join dg mrk ke Abyaneh, dimana diantara kedua kota tersebut kita akan melintasi pertambangan uranium... Yessss... Katanya uranium itu bahan baku pembuatan bom.... Adrenalin sy langsung meletup2...
Jeeeng jeeeeeeennggg....
Melintasi area forbiden, sepi2 aja tuuh.... Gak ada penjagaan super ketat.... Cuma benteng segede gaban aja yg melingkupi.... Kalo naik ke dataran tinggi berbatu, masih bisa lihat lokasi di dlm benteng... Kl punya teropong bisa jg kali ngintip hehe....
Tdk nampak tanda2 itu adalah area penting, berupa tambang uranium, teman sy yg wartawan dari eropa sampe bingung.... Kok bisa... Kok bisa... Kok bisaaaa....? Gitu katanya ^_^
Oh iya, sy jg sempet lihat2 teknologi pengairan yg dibangun ratusan tahun lalu... Kedalaman sekitar 100m menurut org lokal, dan pintu masuknya sempet2 nya dihias dg keramik, jd ga tampak seperti lorong menuju sumber distribusi pengairan bawah tanah antar kota.... Itu dibangun ratusan tahun lalu looohh... Tp teknologi sudah semaju itu.... Keren banget.....

#Part of Shiraz via Abadeh

Dari Kashan saya menuju Shiraz dan mampir di Abadeh karena permintaan seseorang untuk mampir ke tempatnya. Dlm perjalanan di dlm bus kota yg keneknya cakep banget, bikin perjalanan 6jam serasa 2jam, seorang ibu tetiba super duper protektif ke gue.... Ke toilet di anter, cari makan dianter, dia sibuk memastikan bhw everything will be fine... So swiiit ya... Dia tdk berbahasa inggris... Ttp dia pny senyum yg tulus....
Dlm perjalanan dia tanya, "moslem....?" sambil menunjuk ke saya.... Saya mengangguk... "sunni...? Shiah...?" degh... saya baru ngeh.... untuk pertama kalinya saya baru tersadar kalau Iran adalah negara dg faham shiah yg besar.... Sy jawab, "im moslem, only moslem." gak mau ribut lah gue.
kemudian dia mengeluarkan sesuatu spt batu dan tasbih yg dibungkus beludru hijau, "imam Hussein..." sambil menunjuk ke benda2 itu, kemudian menyodorkan kepada saya.... "do'a... do'a...." saya bingung... Kemudian berinisiatif menelpon host saya di Abadeh, kemudian sy biarkan host sy bicara dg si ibu. Host sy bilang, "Risa, si ibu ingin memberikan batu dan tasbih itu ke kamu, karena kamu muslim, itu dibuat dari tanah dimana imam Husein mengalami peristiwa memilukan di Karbala. Si ibu, berharap, itu bisa menjadi kenangan buat kamu, dan ber do'a, semoga hidupmu dijauhkan dari hal2 yg membahayakan kamu. Tolong terima itu." saya menatap si ibu yg jg sedang menatap saya sambil tersenyum, sy menerima pemberiannya dan memeluk si ibu, kami menangis di dlm bus.

#Part of Shiraz

Saya adalah org yg paling sebel dg ketinggian.... Ttp krn ada grup besar di Shiraz yg akan trekking ke gunung, lagi2 sy ngikut ajah, ada sekitar 60 org join, dan leader grup itu menyampaikan, bhw sy bukan anak gunung dan mungkin akan sangat lambat.... Ajaib loh.... Mrk ga ada yg ninggalin gw... Selalu ada 4-5 org di deket gw... sampe akhirnya done bersama mereka di gunung tertinggi nomor 2 di shiraz, yaitu... Berme Firouz Mountain... Puncaknya masih diliputi es, tetapi lembahnya mengalir danau dg udara yg sejuk.... Sepanjang perjalanan bnyk bunga tulip mulai tumbuh dan mekar.... Dan org2 yg suka dg adventure activities lompat2 di gunung dg motor trail mereka..,, iiihhhh... Sadis bgt tuh nyalinya....
Cieeeee.... Gue naek gunung loh sodara2... Keren yaaa.... ^_^
Dan, karena VOA saya berlaku utk 15 hari, maka sy hrs memperpanjang VOA saya, info dari temen di yurep, Shiraz adalah kota yg gampang utk urus extend VOA, krn Shiraz itu kota tujuan turis. Saat mendaftar, lagi2 disuguhi sekuriti yg ganteng bikin jantung mau mencelat krn terpesona, dia tanya, "ngapain aja di iran? Apakah kamu merasa aman selama di Iran?" iihhhh... So swiiit bangeetttt....
Proses extend juga gampang...
Yg penting bawa foto copy passpor, foto close up 2lembar, dan duit sekitar 35 yuro dlm mata uang lokal, trus ceplok2 stempel, dapet deh extend visa....

Kalau sdh di shiraz, tentu tdk boleh melewatkan PERSEPOLIS.... Disini... Kelihatan sekali sisa sisa peninggalan kejayaan bangsa Persia.... Saya suka dg icon FARVAHAR dg 3 lapis sayapnya yg bermakna
1. Berfikirlah yg baik / positive, karena pikiran positive melahirkan....perbuatan baik...
2. Berbuat baik lah... Karena perbuatan baik, melahirkan amal / karya yg baik...
3. Beramal baik lah....

Kira2 begitu.... Bisa googling utk checking...

#Part of Mashad

Di Mashad, terdapat masjid besar, dimana Imam Reza dimakamkan.... Saya tentu saja tdk ingin melewatkan kesempatan untuk berkunjung... Saat di dlm masjid yg besar megah dan mewah... saya sungguh terkagum2 dg arsitekturnya... Mengingatkan saya akan masjid Nabawi di Madinah yg juga spektakuler menurut saya.... Tidak tau mengapa... Saya merasa ada kesamaan design arsitektur antara kedua masjid raya tersebut.
Saya mencari tempat di pojokan, sy pake mukena warna maroon, ga cetar, cukup gelap, tp krn design beda, tetep aja jd perhatian, tp sy tdk peduli.... Sy cuma ingin berdoa di masjid... Itu saja... Tanpa terasa... Saya sesenggukan, org2 disekeliling mulai memberi saya tempat lebih leluasa untuk berdoa (suasananya seperti di raudhoh masjid Nabawi, penuh sesak), biasanya laskar akan menegur mereka yg berdoa terlalu lama, krn hrs berbagi dg yg lainnya... tetapi somehow... Sy tidak ditegur... Saya justru diberi jubah dan sajadah oleh orang2... Mereka menggelar sajadah dihadapan saya.... Menyelimuti saya dg jubah.... Membiarkan sy menangis sesenggukan sampai saya puas...
Host saya memeluk saya, dia bilang, "masha Allah, God will always love you." saya cuma bisa menjawab lirih, "aamiin" dan sungguh... Saya tdk tau mengapa sy sampai sesenggukan hebat spt itu... Hari kedua saya ke sana, sy tdk mengalaminya lg... Bener2 tdk bisa diminta untuk menangis spt kemarin...

Kawan dari Iran yg sempat bertemu di Indonesia thn 2012 menemani saya keliling Mashad hari kedua bertanya "risa, i never cry in shrine, how you can do that?"
Saya jawab, "mene ke tehe...." ^_^

Ini sekedar sharing....
Yg suka terima kasih...
Yg gak suka jg terima kasih....
^_^

Mohon maaf kalau tdk ada info ttg how to get there disini.... Krn saya anggap member disini sdh bnyk yg ekspert dlm hal googling plus riset dlm rencana trip. Dan kalau saya menganggap diri saya beruntung diliputi oleh travel angel dlm setiap perjalanan saya, itu bukan salah saya hehe... jadi mmg info how to get there sangat2 minim disini... Krn saya taunya duduk manis... Dijemput... Dianter... Gitu2 ajah....

Namun... Semoga sharing ini bermanfaat...
Bila tidak, silahkan abaikan....
Bila menyalahi rule.... Monggo di delete....
Salam


#BDIran

Saturday, May 10, 2014

Lanjutan : [3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011

Lanjutan :
[3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011

Malam pertama di Paris bersama Ludo (kok jadi kaya abis wedding-an gene siiyy...? halaahh...^__^) adalah saat yang ajaib, Ludo memberikan beberapa instruksi tentang couch untuk saya yang terletak di living room. Apartemen imut Ludo cukup nyaman dan berada di kota Paris, jadi ke mana-mana engga ribet sama sekali. Ke metro station Buzenvalcuma jalan kaki sekitar 3 menit. So Im just lucky... yeah... saya memang selalu berfikir saya adalah “lucky gal” kalo pas ketemu hal-hal yang engga asik, saya mikirnya gini, “okeh, sekarang waktunya tes kesabaran, uji nyali, tes ketahanan fisik & mental, atau sekedar sedang berada di situasi ‘seru’ supaya hidup saya engga boring.” So... berfikir positif seperti itu, sangat membantu saya untuk bisa survive.... ^__^
Kenapa ajaib...? Karena kami baru bertemu beberapa jam saja, dia sudah langsung kasih kunci flat dan memberikan banyak informasi seolah-olah kami adalah kawan lama. Mungkin dia percaya kepada saya karena rekomendasi. Tapi apapun alasannya, itu menguntungkan buat saya. Jadi saya bebas keluar-masuk flat Ludo dengan bebas merdeka.

Kemudian setelah menata ‘perabotan lenong’ saya, segera bersiap ambil posisi nyaman buat rebahan, bersiap-siap untuk menyambut mimpi. Badan rasanya seperti habis digebukin 7 orang preman Poncol. Ludo sudah memberitahukan kalau besok pagi-pagi sekali harus pergi kerja, tetapi dia mengizinkan saya untuk tidur sampe siang atau semau saya. Ludo hanya memberikan sedikit informasi tentang kunci yang akan saya pergunakan untuk keluar dan masuk flat-nya serta memberikan kode masuk pintu utama flat. Setelah itu saya sudah terbang ke alam mimpi dan tidak menyadari kepergian Ludo di pagi hari. Saya bangun jam 2 siang waktu Paris, hehe.... engga usah merasa ajaib, karena sesungguhnya saya memang pelor (nempel langsung molor), jangankan di sofa empuk, di terminal / halte bus aja saya bisa tidur dengan damai sentausa kok ^___^

Dengan alasan jetlag karena terbang sekitar 21 jam (padahal sih engga juga), saya seharian engga ke mana-mana, cuma keluar ke supermarket sebentar untuk beli makanan. Di flat Ludo cuma leyeh-leyeh sambil mempelajari peta kota Paris berikut peta metro-nya yang semrawut karena banyak banget jalurnya. Ludo sudah memberi tanda tempat-tempat mana saja yang direkomendasikan untuk saya datangi. Tetapi tentu saja tempat pertama yang perlu saya datangi adalah Eifel, sebab katanya kalau saya ngaku ke Paris Perancis tapi belum ke Eifel, sama juga bo’ong. Maka demi eksistensi dan hasrat narsis yang menggebu, maka saya memutuskan untuk mengunjungi Eifel keesokan harinya.


Saya ini memang orang yang beruntung.... disekitar Eifel, bisa-bisanya saya ketemu pedagang souvenir India yang punya istri orang Malaysia sehingga bisa berbahasa Melayu. Setelah ngobrol ngalor ngidul engga jelas serta menjadi tripod, --istilah saya untuk orang-orang yang berseliweran dan membantu memotret saya dibeberapa obyek yang diharapkan memicu rasa iri traveler lain... *sebab gw juga sering ngiri kalo ada traveler lain punya poto-poto keren di tempat-tempat yang belum gw kunjungi.. so judulnya bales dendam gitu deh ^__^ -- akhirnya somehow... dia ngasih souvenir gantungan kunci Eifel ke saya... see... I have no problem with my silly English... again and again.... *tralala... trilili... gw punya souvenir gratisan pertama gw.... pertanda baik nih ^___^










Saturday, July 28, 2012

Tahun Baru di depan Eiffel Paris...?!

Tahun Baru 2013 di depan Menara Eiffel Paris Perancis....?!

Itinerary : 
Jakarta
Paris Perancis
Prague Ceko
BudapestHungaria
Bratislava Slovakia
Paris Perancis
Jakarta 

10 hari 19,8jt

Mau?

Add : Yuri BB 2257B4B1 
format: EuroTrip@NewYear

Twitter : @blueSaphier

Tiket PP Jkt-Paris-Jkt / Jkt-Eropa-Jkt (tergantung kesediaan tiket), akomodasi hostel, breakfast, transportasi antar kota & city tour.


Perancis adalah negara yang paling banyak dikunjungi di dunia. Perancis memiliki segala keindahan yang dapat anda lihat, baik pantai, monumen yang menjulang tinggi dan pemandangan alam yang indah.  Paris adalah sebuah kota besar di Perancis yang sering di identikan dengan romantisme dan percintaan. Sebuah ide untuk mengalami pergantian tahun di kota romantis seperti Paris tentu wajar bila menjadi mimpi banyak orang. Pengalaman serta cerita romantisnya tentu tak kan berkesudahan dengan versi masing-masing.

Praha
adalah ibu kota Republik Ceko. Praha telah berdiri sejak abad kesebelas sebagai ibukota Bohemia yang merupakan tempat tinggalnya para pangeran dan raja-raja Ceko, Romawi, dan Jerman. Kota Praha dibelah sungai Vltava atau disebut pula Moldau dalam bahasa Jerman. Beberapa bangunan terkenal di kota ini antara lain adalah Jembatan Charles atau Karluvmost dalam bahasa setempat, Kastil Praha, Jam Astronomi di Balai Kota dan Menara Televisi Žižkov. Praha adalah ibukota dan kota terbesar di Republik Ceko, berada di wilayah tengah Bohemia dan Sungai Vlatava yang terletak di tengah-tengah wilayah Republik Ceko. Republik Ceko akan mengajar kita bagaimana menikmati jalan-jalan menawan dari bebatuan yang berkelok-kelok. Labirin yang diterangi oleh lampu-lampu gas yang menerangi malam, turut menemani kita menatap monumen abad pertengahan yang luar biasa.
Kota Budapest adalah sebuah warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1987. Hungaria memiliki Budapest yang dinobatkan sebagai salah satu kota terindah di dunia, Setiap rangkaian jembatan yang memisahkan dua kota membuat anda tak ingin memisahkan diri dari sajian atraksi dan pasar kecil sepanjang jalan sambil mencium aroma Goulash yang tentunya mengundang selera makan.

Bratislava merupakan ibukota Slovakia, sebuah negara kecil di Eropa Tengah. Mungkin sebagian besar orang tidak familiar dengan negara ini. Beberapa tahun lalu negara ini bergabung dengan Rep. Ceko menjadi Cekoslovakia. Baru pada tahun 1992 kedua negara kembali dipisahkan. Kekayaan Slovakia bisa dinikmati dengan menyaksikan seniman dan pengrajin mereka pada workshop, galeri dan koleksi pribadi. Jelajahi rumah museum terkenal di eropa disambut oleh pemandangan adat istiadat setempat sambil bersulang dengan anggur khas Slovakia. Kota tua-nya dipenuhi bangunan-bangunan kuno tapi yang membuatnya unik adalah kota ini mempunyai hal-hal lucu yang tidak dimiliki kota lain, yaitu di dalam old town ada beberapa patung tersebar di berbagai sudut dengan pose yang aneh dan menarik. Seperti patung yang seakan-akan keluar dari lubang di jalanan, patung paparazzi yang sedang memfoto dari balik tembok, dan lainnya. Selain itu ada juga coronation path berupa ratusan tanda mahkota emas kecil tersebar di jalan, yang merupakan jalur coronation raja dan ratu ratusan tahun yang lalu pada masa Astro-Hungarian Empire. Cukup menarik kalau mau iseng bisa mencoba mengikuti tanda mahkota emas ini seperti mencari jejak. 


Note : 

SYARAT-SYARAT PEMBUATAN VISA SCHENGEN: 

a. Surat sponsor asli diatas kop surat perusahaan/dealer/toko yang menerangkan tempat bekerja (dalam bahasa Inggris).
b. Jika mempunyai usaha sendiri, mohon melampirkan fotocopi SIUP & NPWP
c. Bukti fotocopi keuangan 3 bulan terakhir perusahaan penyelenggara Bukti fotocopi keuangan 3 bulan terakhir pribadi (tabungan/rekening koran/deposito)
d. Referensi bank asli dalam Bahasa Inggris (telah menjadi nasabah sejak tahun …)
e. Fotocopi KTP
f. Surat keterangan sekolah dalam bahasa Inggris (jika anak usia sekolah).
g. Fotocopi Akte kelahiran anak & kartu pelajar (jika ada anak yang ikut)
h. Fotocopi surat ganti nama jika nama di passport berbeda dengan nama di dokumen yang dilampirkan atau untuk WNI keturunan.
i. Fotocopi akte nikah
j. Fotocopi kartu keluarga
k. Passport asli & melampirkan passport lama untuk referensi (kalau ada)
l. 2 lembar pas foto berwarna, terbaru ukuran 3.5 cm x 4.5 cm (dengan latar putih)
m. Asuransi perjalanan
n. Print out ticket & ticket asli
o. Bukti konfirmasi hotel asli
p. Proses visa: 14 hari kerja (Schengen)


TIME TABLE :

1. Awal Agustus 2012 >>> Tabungan mulai di manage sejak akhir Agustus 2012 dg minimal nominal sebesar Rp 40juta rupiah di dalam tabungan 

2. Awal Oktober 2012 >>> Pengumpulan dokumen, booking tiket & akomodasi (karena peak season, maka harus booking jauh-jauh hari atau kita hrs bayar extra mahal bahkan mungkin tidak dapet akomodasi), pembayaran sejumlah 15 juta untuk booking tiket, dll


3. Awal November 2012 >>> Pengajuan Visa, untuk pengurusan kolektif dikenakan biaya pengurusan visa & travel insurance dg jumlah nominal yang akan di beritahukan kemudian setelah ada informasi dari kedutaan yang bersangkutan. Bagi yang ingin mengurus visa & travel insurance sendiri dipersilahkan.

4.  Pelunasan dilakukan setelah visa disetujui.

5. Apabila visa di tolak (mungkin sebagian karena dokumen nya tidak memenuhi syarat / kurang lengkap / karena sebab lain yang merupakan hak prerogatif kedutaan untuk menolak) maka booking tiket pesawat dll akan di alokasikan untuk perjalanan yang akan datang, karena tiket pesawat yang sudah di booking tidak dapat di refund, kecuali bila mau membayar biaya extra agar tiket bisa di refund. 

6. Perubahan jadwal atau itinerary disesuaikan dengan kondisi yang ada.

7. Biaya paket merupakan satu kesatuan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Bila ada yang memutuskan untuk memisahkan diri, atau melanjutkan ke destinasi lain maka tidak akan merubah biaya paket yang telah ditentukan. 

8. Biaya yang telah ditentukan bisa berubah sewaktu-waktu karena sebab-sebab antara lain : keterlambatan penyetoran dana untuk booking pada termin pertama, keterlambatan penyerahan dokumen yang menyebabkan keterlambatan pengurusan visa, yang akhirnya perlu mengadakan banyak penyesuai-an biaya-biaya karena harus merubah jadwal booking, adanya kenaikan kurs dolar atau euro yg drastis, dan sebab-sebab lain diluar kekuasaan kita untuk mengubah regulasi.

9. Pembatalan keberangkatan bisa terjadi karena sebab-sebab diluar kekuasaan kita sebagai manusia seperti bencana alam, huru-hara, dlsb.

10. Keberangkatan akan di proses dengan minimal jumlah peserta 20 orang 



Saturday, January 14, 2012

Invitation Letter untuk Visa Indonesia

Copas dari Elok Dyah Messwati tanpa edit di Komnitas Backpacker Dunia
Link : http://www.facebook.com/groups/128092889677/?notif_t=group_activity

Teman-teman,
di sini saya tidak bermaksud membahas persoalan pribadi, namun ini berlaku umum. Ada baiknya saya sharingkan di sini juga. mungkin berguna untuk bbrp orang di antara kita.

Belakangan ini, saya mendapat puluhan message Facebook atau email backpackerdunia@yahoo.com dari perempuan Indonesia yang memilikipacar/kenalan di luar Indonesia. Pacar mereka akan berkunjung ke Indonesia dan mereka memerlukan surat undangan/invitation letter untuk dilampirkan saat aplikasi visa Indonesia di Kedutaan Indonesia di negara mereka. Dengan meng-apply visa dari Kedubes Indonesia, mereka bisa stay 60 hari di Indonesia.

Teman-teman itu bertanya: bagaimana cara bikin surat undangannya?
Selalu saya bertanya balik: sejauh apa, sebaik apa atau selama apa anda mengenal pacar anda itu. Umumnya mereka hanya mengenal pacar secara online/internet, belum pernah bertemu secara langsung.

Biasanya jika begini statusnya, saya sarankan sebaiknya mengambil visa on arrival yang bisa didapat tanpa surat undangan, jika pacar tersebut adalah warganegara yang bisa mendapatkan visa on arrival saat di bandara Internasional di Indonesia dengan membayar $US 25 untuk stay 30 hari. Saya sarankan demikian untuk keamanan teman perempuan Indonesia tersebut. Jadi pastikan anda tahu negara pacar anda bisa mendapatkan visa on arrival. Untuk European, Australian, bisa mendapatkan visa on arrival.

Masalahnya, banyak teman perempuan Indonesia yang pacarnya tidak bisa mendapatkan visa on arrival dan harus diundang. Saya melihat ada "celah bahaya" di sini. Bukan berprasangka buruk pada pacar yang dikenal lewat internet, namun lebih baik melakukan tindakan preventif. Undang pacar jika anda merasa telah betul-betul mengenalnya. Karena saat kita membuat surat undangan/invitation letter, itu berarti kita mengirimkan semua DATA PRIBADI kita padanya. Data pribadi kita di dunia internet bisa disalahgunakan atau melakukan tindak kriminal/penipuan dan berujung merugikan diri kita. Ada beberapa teman yang melaporkan uangnya terkuras puluhan juta rupiah demi kepentingan sang pacar. (ada yang overstay, ada yang masuk Indonesia dengan menggunakan paspor palsu dll).

Hal lain adalah, banyak orang asing mendekati perempuan Indonesia melalui Facebook (saya sendiri dapat kiriman message ajakan perkenalan dari ratusan laki-laki asing via FB dan saya block semuanya) dengan berbagai maksud. Ada yang memang cari jodoh beneran (mungkin), tapi ada yang menjadikan Indonesia sasaran antara exile/pelarian karena negaranya sedang perang, untuk destinasi akhir: Australia atau negara lain. Jadi dengan datang ke Indonesia (pake surat undangan kita), dia akan lebih dekat dengan Australia.

Intinya: sebaiknya kita berhati-hati dalam memberikan invitation letter pada orang asing. Jika memang telah kita kenal dengan baik sekali, maka invitation letter akan digunakan sesuai fungsinya. Jika tidak, maka bisa saja disalahgunakan untuk tindak kriminal. Karena itu tetaplah kita rasional dan waspada.

warm regards,
elok

Kampung Girl by Uncle JC :p

Sumpah, kocak banget...! I can't stop laughing, so funny & creative parody music... Hwakakakak... Uncle JC is bule gilllaaaa.....