Thursday, November 24, 2011

Preparation of Backpacking / Flashpacking

Tanya Soal Backpacking / Flashpacking

Part of :

[1] inbox via FB dari Suri Jayeng Pradani :

Assalamu alaikum mba risa...salam kenal lagi yah...wah, bener2 ajaib perjalananmu...^^

abis kecelakaan kemarin aq mengundurkan diri dari kesibukan kantor, dan sekarang belum aktif lagi alias nganggur ...insya Allah rencana desember ini mau umroh...

mumpung masih status nganggur dan nda terikat jadwal, pengen buanget berpetualang seperti dirimu..*mupeng berat liat perjalananmu mba'e

btw ada beberapa hal yang ingin aq tanyakan:


1. kondisi dompet yang terbatas, membuatku harus bener2 kreatif mengatur pengeluaran, ada saran ataupun rekomendasi biaya apa yang bisa ditekan saat backpacker? saya belum ada kawan dekat di LN yang bisa ditempati...bolehkah kalau itu rekomendasi dari sesama teman backpacker?


2. Untuk pengurusan visa...seperti pengalaman mba risa yang keliling ke beberapa negara sekaligus...apa ngurusnya saat di indonesia atau bisa langsung di negara bersangkutan (kalau misalnya ada rencana mendadak ke sebuah negara yang belum direncanakan sebelumnya)


3. karena belum pengalaman, walaupun ingin sekali, aq belum berani solo backpacker seperti mba, apalagi sebagai wanita (aq jg make jilbab)...apa nda takut kalo di jalan ada apa2 gitu? *udah mikir yg aneh2...hehe
maksudku...pengen ikut backpacker sama rekan2 backpacker yang udah pengalaman...ada ga event perjalanan bareng2 gt? tour to the europe? *mupeng berat


4. Backpacker, keliling dunia, selain misi jalan2, apa mba punya misi ato resolusi lain? pengen bantu rakyat somalia...contohnya
asyik kaya'nya mba...^^

sementara itu dulu yg pengen aq tanyain...mba kurang beruntung karena ketemu orang cerewet kaya' aq...haha

Sugeng rawuh...terima kasih...
wassalamu alaikum warohmatuLLahi wabarokatuh

hey Suri, Im really sorry about your accident, but I wish anything going well in you. Btw umroh di bulan Desember kayaknya lumayan menantang di temperatur yah.... coba cek berapa temperatur disana pada bulan tersebut supaya kamu bisa siap-siap.... tapi kalau di Madinah sih aku rasa jauh lebih nyaman kalau di bandingkan dengan Makkah.... kenapa..? karena struktur kota yg lebih tertata membuat Madinah lebih mudah untuk di jelajahi....

Jawaban No: 1.

Aq recomend banget untuk joint CS www.couchsurfing.org karena setidaknya kamu bisa menghemat biaya akomodasi dalam perjalanan kamu di belahan dunia manapun selama ada member CS yg bisa dan mau memberikan kamu tumpangan gratis.

Sayangnya... 97% member CS tidak menerima guest/surfer yg tidak register di CS dan tidak punya references sama sekali di profil mereka... seandainya saya rekomendasi kamu ke mereka, walau misalnya seberapa baguspun profil saya (kamu bisa lihat profil saya di :www.couchsurfing.org/risa.bluesaphier) mereka akan menuntut setidaknya penjelasan tentang siapa kamu kemudian mempertimbangkan utk menerima kamu (tp ini sangat sangat susah dan jarang sekali), tapi mayoritas akan langsung menolak siapapun yg tdk register di CS.

Biaya yg bisa di tekan saat backpacking bila kita join dg CS sudah pasti : free akomodasi, kalau kamu sanggup menekan biaya transportasi, kamu bisa lakukan hitc hiking alias numpang kendaraan org (mobil/truck/dll, bahkan ada temen dari German hitch hike boat/perahu antar negara, gila ya...). Kemudian kamu harus rajin cari info penerbangan international/lokal suatu negara yg bertipe "budget transportation" misalnya budget flight di erope : ryan air, easy jet, dll, budget bus : student agency.

Kemudian urusan makan, biasanya saya mensiasati dg belanja ke supermarket kemudian masak di rumah host kita (kalau di ijinkan loh ya) selain lebih murah dan sehat, kita bisa share makanan ke host kita, dan memprkenalkan masakan indonesia, pada akhirnya bisa membangun chemistry persahabatan & pertukaran budaya satu sama lain.

Jawaban No: 2.

Untuk pengurusan visa, “kamu cek negara mana saja yang memerlukan visa bagi kita pemegang paspor hijau. Kalau bicara soal perjalanan saya ”Solo Traveling -- Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012” maka visa yang saya urus hanyalah visa “SCHENGEN” karena member schengen ada sekitar 27 negara, kalau tidak salah. Coba cek : Negara Bebas Visa Untuk Pemegang Paspor Indonesia, mungkin daftarnya sudah sedikit berubah karena kebijakan-kebijakan baru, kamu bisa cross check by “’mbah Google’ atau ke Kedutaan bersangkutan. Dengan bermodalkan visa schengen, saya bisa masuk negara-2 tersebut tanpa harus mengurus visa lagi.

Rencana mendadak seperti dalam kasus aq ingin mengunjungi Iran setelah perjalanan ke Eropa, maka aq harus menghubungi kedutaan Indonesia di negara tersebut untuk minta penjelasan apakah aq bisa masuk dengan VOA (Visa on Arrival) misalnya. Kemudian cross check dengan menghubungi kedutaan bersangkutan di negara yang aq sedang singgahi, misalnya dalam kasus aq di Marocco. Sampai informasi yang di dapat benar-benar akurat dan situasi suatu negara cukup aman untuk dikunjungi, maka terserah kamu untuk memutuskan, apakah kamu akan mengunjungi negara tersebut atau membatalkan niat kamu itu.

Jawaban No: 3.

Kalau belum berani solo traveling, memang sebaiknya cari travelmate, hanya pastikan kamu pergi dengan travelmate yang bisa membuat kamu survive dan hepi dalam perjalanan. Kamu bisa cek ulasan tentang karakter travelmate yang di sukai oleh Trinity yang aq setuju sekali dengan dia, aq co-pas dari dia : Pilih Sendiri Travelmate-mu. Kalau masalah ada apa-apa di jalan, ya tentu sudah pasti ada apa-apa dong.... kan kita masuk negara orang, dengan budaya dan bahasa yang berbeda, segalanya asing.... jadi tentu kita harus mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang tempat-tempat yang akan dikunjungi untuk meminimalisasi ”kalau ada apa-apa” tersebut. Kamu bisa baca beberapa tips dari Artesia Irawan Sangadji soal ini : Jadikan waspada saat traveling menjadi kebiasaan. Oh ya... just warning soal travelmate, jangan sampai kamu punya pengalaman buruk soal travelmate seperti yang saya alami dalam perjalanan saya.

Untuk travel agent yang melayani rombongan sudah pasti bertebaran, kamu bisa cek di mana-mana, tinggal kamu cek aja dompet kamu, cocok kah dengan harga yang mereka tawarkan...?

Atau kamu bisa joint dengan paket-paket tour backpacker/flashpacking, salah satunya ada paket yang dibuat oleh teman saya yang sudah melanglang buana ala backpacker, kamu bisa cek di : Paket Traveling_FLASHPACKING ke EROPA 2 minggu. Kalau cocok, joint aja dengan mereka.

Jawaban No: 4.

Misi pertama saya dalam perjalan ”Solo Traveling -- Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012” adalah mempertanggung jawabkan perjalanan saya kepada para sponsor hehe... jadi setelah jalan-jalan, saya harus buat banyak laporan perjalanan.

Misi lainnya:

a. Saya mau bikin buku-buku bertema Cyber & Traveling dalam bentuk Novel, yang sudah terbit adalah “Cyber Love Adventure” tentang pengalaman traveling di China.

b. S

Saya ingin memiliki banyak teman di seluruh dunia

c. Saya ingin memiliki basecamp di mana saya bisa memberikan hospitality di negara saya Indonesia kepada teman-teman backpacker atau pecinta traveling secara grouping, sehingga pertukaran budaya & persahabatan lebih mudah terjalin.

d. Saya ingin memiliki kehidupan yang dipenuhi dengan beraneka ragam budaya & kawan disekitar saya.

e. Saya ingin memiliki visi yang luas dengan cara tersebut. Sebab, semakin banyak kita berinteraksi dengan banyak orang yang berbeda akan menambah wawasan kebijakan kita.

f. Misi sosial...? Saya sudah melakukannya bertahun-tahun lalu dengan menjadi volunter pada banyak organisasi sosila. Sebagian besar mengecewakan saya, karena kebanyakan pada akhirnya saya ketahui dana-dana sosial tersebut hanya memakmurkan segelintir orang di dalamnya. Sementara kami yang bekerja di lapangan, bagaikan Pahlawan Tanpa Tanda Tanya.... hehe... Tapi saya memiliki urusan-urusan sosial saya sendiri... karena saya tahu, kita harus berbagi.... untuk bisa mendapatkan banyak berkah. Kalau gelas kita penuh, bagaimana bisa aliran air baru mengisi gelas kita..? So.. saya selalu berusaha membuat isi gelas saya setengah kosong.... Tetapi.. urusan sosial adalah urusan vertikal.. biarlah itu menjadi secret relationship kita dengan UNIVERS.

Demikian sekilas infooooooooooooo... yang sama sekali engga sekilas... hehe... ^___^

Barcelona Spain, 24 Nov 2011

back to blueSaphier

Wednesday, November 23, 2011

[3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011

Solo Traveling

Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012

Part of :

[3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011

Barcelona, 23 Nov 2011

“Kalo di Paris Perancis, siap mental ye, sebab jarang yang bakalan mau jawab kalo kita tanya-tanya pake bahasa Inggris.”

Jawab saya dalam hati, “Okeh, Anda orang ke 508768 yang bilang seperti itu ke saya dalam 1 minggu ini! Dan saya adalah orang yang paling rempong soal belajar bahasa... bisa bahasa Inggris ngaco tapi komunikatip (pake P) ajah udah ‘sesuatu banget’...! So... siap-siap aje terima nasip (pake P), kalo dicuekin...” *mengelus dada, mempersiapkan mental & katabahan menghadapi perjalanan ke Eropa... pertama kali... sendirian... dipenghujung autum, menjelang winter.... “What a perfect plan gal?” *sigh.... Okelah... bagaimanapun, udah dapet visa schengen yg setengah mati dapetinnya, adalah berkah, alias... “alhamdulillah ya... sesuatu banget” yang kudu disyukuri... so what ever will be will be... packing... berangkat.... PARIS... Im Comming.....!!!!”

Emirates sangat sangat sangat nyaman.... ya iyalaaahhhh.... secara memang bukan budget flight.. dan harga juga lumayan ganteng, ga terlalu mehong kalo dibandingkan dg penerbangan reguler lainnya. Mau nonton tipi...? Ada! Mau liat pelem (movie)...? Ada! Mau dengerin musik..? Ada! Mau main game...? Bisa! Mau sekedar ngecek lokasi kita ada belahan dunia mana, di atas negara apa, atau ada di atas samudra mana...? Bisa...! Mau nelpon..? Bisa juga..! Bahkan mau tidur rebahan di kelas ekonomi juga bisa...! Kok...? ya iyalaahhhh... secara 3 jejer kursi kosong tanpa penghuni, jadi gw bisa rebahan pake 3 bantal & 3 selimut sambil nyalain tipi, pelem dan memantau posisi pesawat..... 3 monitor di belakang kursi penumpang dinyalain semua.. haha... Asik kan..?! ^___^

Saat transit di Dubai (yang airportnya sangat sangat sangat besar dan panjang... cape euy jalannya... sumpah... >__<) seperti biasa setelah cek waktu conecting flight selanjutnya, dan mempertimbangkan ada waktu cukup untuk menyegarkan badan, maka saya langsung ke bathroom dan mandi.... Iya.. di Airport Dubai ada shower... so kita bisa mandi air hangat dengan nyaman sentausa.... Asik kan...?!

Selesai mandi, ritual selanjutnya kembali ke waiting room... nunggu conecting flight ke Paris. Lagi iseng-iseng nge-net (free wifi) eh ada embak cantik & baik hati bernama Amelia yang ngajak ngobrol. Dia sedang dapat beasiswa di Paris dan akan tinggal di Paris selama 4 bulan. Awalnya tidak terpikir bahwa dia akan menjadi ‘travel angel’ saya yang pertama dalam perjalanan ke Eropa kali ini.... Ya... saya selalu bertemu dengan ‘travel angel’ dalam perjalanan saya... Mereka yang membantu saya, yang meringankan beban perjalanan saya, yang memberikan inspirasi, yang memberikan senyum serta pertolongan tulus, adalah ‘travel angel’ buat saya.

Kami bertukar cerita, dan saat tiba di Airport Charles de Gaulle Paris... dengan baik hati... beliau membantu saya untuk mencari informasi bagaimana menuju pusat kota Paris, memberitahu bagaimana membeli ticket dan mendapatkan peta kota Paris serta memberikan petunjuk tentang line metro yang lumayan semrawut karena sangat sangat sangat banyak jalur metro di Paris... See... I have no problem about my silly english... karena my travel angel melakukannya untuk saya... dia sudah 3 kali ke Perancis, dan bahasa Perancisnya sangat bagus....

Akhirnya kami berpisah, karena mba Amalia harus menunggu penjemputnya, sementara saya harus mencari rumah host saya, dan menemukan metro station “BUZENVAL” dimana host saya akan menjemput saya di sana. Dan.... saat harus beli ticket... saya langsung lupa segala instruksi dari mba Amalia (ingat, saya adalah spesies paling dodol kalau harus mempelajari sesuatu yang ribet-suribet :p), dengan blo’on saya cuma melihat ke arah mesin ticket... sampai akhirnya ada bule yang baik hati yang menanyakan, “Ade ape ceu..? Mo beli ticket..? Sini gw kasih tau caranye...!” Kira-kira begitu komunikasi kita, karena dia ngomong pake bahasa Perancis, sayanya pake bahasa Inggris acakadul, dia mau bantu tapi memang bener-bener engga bisa bahasa Inggris, haha... Tentu saja saya senang dibantu... asiknya lagi, dia tanya, “Lo ada duit ga buat beli tiket...?” saya bilang, “Ada...!” Sambil mengeluarkan pecahan 50 Euro, pecahan terkecil yang daku punya saat itu.... “Dia langsung senyum-senyum trus ngeluarin koin, trus beliin tiket setelah menerangkan sedikit tentang bagaimana caranya bisa mencapai “BUZENVAL”. Komunikasi ajaib tersebut telah mengantarkan saya tiba di Buzenval dengan damai sentausa sampai bertemu dengan Ludo, host saya di Paris.

Ludo host pertama saya di Eropa adalah hasil rekomendasi dari host saya sewaktu saya mengunjungi Vietnam. Ini adalah hal indah lain yang saya dapatkan dari menjaga hubungan baik dengan para host saya terdahulu, jadi saya tidak terlalu sulit mendapatkan host di kota Paris yang sangat sibuk/favorit. Sumpah, normalnya, susah banget cari host di kota-kota sibuk/favorit seperti antara lain misalnya : Paris Perancis, Prague Czech Republic, Venezia Italia, Roma Italia, Den Haag Holland, Barcelona Spanyol.

Saat saya mengajukan “request” untuk hosting di Paris, Ludo menjawabnya dengan simple : “ Teman dari teman saya adalah teman saya juga, so you are most welcome to stay in my place.” Nah.. sodara-sodara... kalau Anda berfikir untuk berlaku curang, menyakitkan hati travelmate atau host kita, melakukan tindakan kriminal seperti mencuri dan hal-hal yang tidak menyenangkan lainnya, dijamin, dunia Anda akan sempit. Sebab, akan sangat mudah bertemu dengan lingkaran pertemanan di komunitas yang sama. Mungkin sekali atau dua kali kalian bisa menghindar atau menghilang dengan “MENDELETE PROFIL LAMA KALIAN” tapi percayalah... itu tidak ada gunanya... karena pada akhirnya akan ketahuan juga....

So... intermezo... buat kamu (yang mungkin masih berdomisili di Bandung) yang pernah merepotkan saya serta merugikan saya senilai kurang lebih 116,48 USD utk pembelian tiket Tiger Airways dengan kartu kredit teman saya, juga menjerumuskan saya kepada fake agency sehingga membuat saya harus merogoh kocek senilai 2 juta rupiah plus 120 USD, dan sekarang sudah mengganti PROFIL LAMA berinisial “A” kamu dengan PROFIL BARU berinisial “R” yang dengan mudah bisa kamu ganti lagi, yang kamu pikir saya tidak bisa menemukan kamu...? Saya sudah membaca profil baru kamu berkali-kali, berbulan-bulan, hanya untuk memantau seberapa kamu menjaga sikap dan tingkah laku kamu. Tolong jaga sikap... jaga kebaikan dan nama baik komunitas CS dan nama baik Indonesia.

Kenapa...? karena kalau kamu mempermalukan diri kamu, kamu juga akan mempermalukan teman-teman sebangsa setanah air kamu. Kasihan mereka yang sungguh-sungguh ingin berbagi jadi kesulitan mendapatkan host karena sikap kamu yang ajaib tersebut. Kasihan mereka yang sungguh-sungguh jujur jadi ikut tercoreng. “Oh, kamu dari Indonesia, sorry.... saya ga bisa buka pintu rumah saya, karena pengalaman buruk saya dengan orang Indonesia sewaktu saya menjadi host mereka.” So... please don’t be selfish...!

Jangan sampai orang lain mengalami hal serupa dengan saya, di interview oleh ibu kamu karena kepergian kamu ke China selama 3 minggu dengan bf kamu, tapi bilangnya pergi sama saya. Jangan sampai ada yang mengalami di interview bf kamu via FB tentang sikap kamu, dan tentang pinjaman duit kamu sebesar 5 juta rupiah itu. Sungguh... saya sangat-sangat terluka dan membenci kamu yang sudah merugikan banyak hal. Tetapi... saya juga ingat, bahwa telah banyak kebaikan yang saya terima dari orang lain, sehingga saya tidak ingin membuang energy dengan membenci kamu berlarut-larut. Just be careful about your attitude.

Haduuuhhh... mau cerita tentang Paris jadi Emosi gini >___<

Okelah kalau begitu......

Bersambung besok ato kapan-2 ya ceritanya... mau jalan-2 dulu di Barcelona, mumpung ada matahari.... dari kemaren ujan mulu....^__^


Link Terkait :

Solo Traveling

Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012

Part of :

[1] PENDAHULUAN ^___^

[2] Menjelang Keberangkatan ke Eropa Sept 2011

[3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011

Tuesday, November 22, 2011

[2] Menjelang Keberangkatan ke Eropa Sept 2011

Solo Traveling

Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012

Part of :

[2] Menjelang Keberangkatan ke Eropa Sept 2011


Dengan ‘terpaksa’ saya ke Eropa menggunakan jasa Emirates dengan nomor penerbangan : EK0359, pesawat Boeing 777-300ER JET. Kenapa terpaksa....? karena saya harus membayar 1.075 USD untuk penerbangan 25/9 Jakarta-Paris transit di Dubai, dan 15/1 Istanbul-Jakarta, juga transit di Dubai, kalau saya ambil Jakarta-Paris Jakarta harganya 900 USD.

Seharusnya, saya bisa saja ‘bertapa’ untuk cari promo ticket dengan kisaran harga 500 USD return, persoalannya adalah.... kalau saya issued ticket, terus saya engga dapet visa...? Apa kabar...? 500 USD bisa terbuang percuma kan...? akhirnya.. untuk meminimalisasikan resiko.. juga dengan mengambil resiko lain berupa harga tiket yang lumayan buat kantong backpacker, saya urus visa dengan booking ticket (belum comfirmed). Saat visa dapet, langsung ketimpringan cari tiket murah... walhasil... harga segitu adalah perjuangan berpeluh tingkat langit ke-7 yang bisa saya dapatkan dalam 1 minggu searching. Kabar baiknya.... Emirates adalah pesawat yang nyaman untuk seorang yang kalo traveling kalkulator backpacker-nya “ON”. Plus.... saya akan terbang sekitar 21 jam.... jadi boleh dong naik pesawat yang rada nyaman dikit.... ^___^

Pernah mengalami kebodohan-kebodohan akut dalam perjalanan...? Saya...? Bukan cuma pernah, tapi sering.. ^___^. Kebodohan fatal diawal perjalanan saya adalah :

1. Saya bawa koper ukuran cabin, saat packing ada pertentangan bathin “Koper, backpack, koper, backpack...?” Akhirnya saya memutuskan koper, tentu saja saya punya alasan yang bisa juga di sebut defensif hehe... secara biar ga keliatan bego-bego amat dengan ber-alasan-ria, walo tetep aja keliatan begonya... Pasti jeng Nancy Margaretha & mba Elok Dyah Messwati ngetawain abies soal dunia per-packingan. Secara mereka selalu kampanye soal packing 7 kilo saja, ke manapun & berapa lamapun travelingnya. Dan yeah... seharusnya ilmu per-packingan tersebut dianut oleh para backpacker, karena sumpah... bawaan sedikit sangat membantu. Oke, ini dia alasan saya.... (baca: defensif).... a-d-a-l-a-h : saya bawa banyak pesenan al: rokok 3 slop, cobek (iya.. ulekan.. yg di dapur emak kamu itu....), tolak angin 4 pak, sambel sachet 4 pak, sambel botol 2 pak, minyak angin 2 botol, minyak telon 2 botol, dll. Saya juga bawa souvenir 20 lembar peta batik utk para host saya (ini bukan termasuk kebodohan ya bro). See... betapa Indonesia sekali saya.... *kedip kedip ganjen karena kelilipan cogan... Dengan peta batik, saya sudah turut serta mempromosikan Indonesia, dan hasilnya...? sudah ada beberapa peminat yang akan segera mengunjungi Indonesia.... karena souvenir saya berupa peta batik, saya presentasi tentang Indonesia... kemudian ada devisa masuk Indonesia.... so... jangan pernah sekali-sekali menuduh saya engga cinta Indonesia karena jalan-jalan ke luar negri... atau saya akan menuntut penjelasan dari mereka yang mengaku cinta Indonesia, tapi tidak melakukan apa-apa...!!! *melotot, tolak pinggang, sambil ngasah pedang... semoga ANDA jiper ^___^

2. Saya masuk Eropa di autum session sementara rencana traveling sekitar 4 bulan, so saya akan ketemu winter... Oke, alasannya adalah karena ini adalah waktu yang sungguh-sungguh bisa saya pergunakan untuk traveling sedikit lama... jadi saya ambil kesempatan tersebut, namun akibatnya...? saya harus bawa buntelan berupa perlengkapan perang menghadapi dingin yg kalau di packing sangat-sangat susah dibikin singset.

3. Saya sama sekali tidak membuat detil itinerary untuk mengunjungi kota-kota mana saja di eropa nantinya. Saya juga tidak booking transportasi antar kota atau antar negara selama di Eropa. Saya juga tidak melihat dan meneliti peta eropa. Kenapa...? Sebab.... saat saya coba cek penerbangan di Eropa... saya benar-benar engga ada ide airport mana di kota mana, sejauh apa, dan bagaimana cara menempuhnya...? Dan saya adalah spesies yang paling males kalau disuruh mikir.... Bagus...!!!!

4. Karena kebodohan nomor 3 tersebut, saya mengantisipasi dengan menanyakan suggest itinerary kepada teman-teman CS di Eropa, beberapa memberikan suggest panjang kali lebar.... hasilnya...? Luasss.... Saya engga mudeng sama sekali, hahaha.... ^___^ Saya sungguh-sungguh ribet ngebedain, mana nama jalan, nama airport, nama orang, nama daerah, nama makanan, petunjuk arah atau sekedar ngomong jorok.... buat saya semuanya alien.... dan saya a-d-a-l-a-h... sekali lagi... spesies yang paling males kalo disuruh mikir ribet-suribet.... Jadi... sudahlah... what ever will be... will be... :p

5. Saya bawa 3 mobile phone, 2 camera pocket, dan 1 buah netbook 10” yang tentu saja diikuti dengan segala macam kabel. Dan of course... nambah volume & berat barang bawaan.

6. Saya tau dan sudah berpengalaman, tapi engga inget, kalau naik Emirates segala kebutuhan toiletris disediakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. So... ngapain juga saya bawa pembalut, tissue dan kapas banyak-banyak...? (ketauan banget kebiasaan naik budget flight :p) Secara di Emiratas saya bisa ambil itu semua free... bisa juga sekalian nyetok kalo ga tau malu... dan saya kebetulan juga kadang ga tau malu... hehe *lho.. kan disediain buat penumpang... ambil ajah.... iya tho..? ^___^ Walhasil.. tentu menambah volume barang bawaan.... >__<

7. Di Jakarta temperatur hangat, jadi kalau pakai coat & boot akan kelihatan ajaib... maka saya hanya menenteng-nenteng saja coat merah yang saya beli di China. Saat sudah masuk pesawat... saya baru sadar... coat saya ketinggalan di boarding.... dengan bete.. pramugara pesawat yang ‘gemulai’ itu mencoba memberi pengertian kepada saya, “Maaf madam, coba deh dipikir, masa pesawat kudu delay hanya gara-gara coat merah made in China kamyu...? Please deeehhh...!” Saat perasan guilty melanda, tapi juga engga rela coat merah made in China itu melayang, dan sudah pasti sangat diperlukan di Eropa, kemudian pintu pesawat sudah siap ditutup, serta gejolak di dalam dada mencoba berdamai untuk ikhlas kehilangan ‘dia’. Eehhh... ndilalahnyaaa.... staf airport berlari terengah-engah mengambilkan coat merah akyu.... Ssssshhhh... lega rasanya, sambil tersenyum sumringah saya bilang ke pramugara gemulai tersebut, “Monggo Sir, silahkan take off....”

Selanjutnya... destinasi pertama saya adalah :

[3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011


back to blueSaphier

Link Terkait :

Solo Traveling

Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012

Part of :

[1] PENDAHULUAN ^___^

[2] Menjelang Keberangkatan ke Eropa Sept 2011

[3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011


[1] Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012

Solo Traveling

Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012

Part of :

[1] PENDAHULUAN ^___^



Barcelona Spain, 23 Nov 2011

Setelah 2 bulan traveling di Eropa, Barcelona Spanyol adalah destinasi terakhir di Eropa yang akan saya singgahi. Sebelumnya saya sudah parkir di beberapa negara, inilah rencana agenda / general itinerary perjalanan saya :

1

1. 26/9 sd. 01/10 à Paris - France (done)

2. 01/10 sd. 05/10 àLuzern - switzerland (done)

3. 05/10 sd. 09/10 à Leipzig, Nurnberg, Beilingris - Germany (done)

4. 09/10 sd. 17/10 à Den Haag, Volendam, Delft - Netherland / Holland (done)

5. 17/10 sd. 23/10 à Prague - Czech Republic (done)

6. 23/10 sd. 26/10 à Vienna, Leoben – Austria (done)

7. 26/10 sd. 29/10 à Venezia – Italia (done)

8. 30/10 sd. 02/11 à Prague – Czech Republic à Come back to Prague coz of my CS friend has a birthday in Prague.. love to meet them (CS friends) again & again ^___^

9. 03/11 sd. 09/11 à Rome & Vatican – Italia

10. 09/11 sd. 17/11 à Seixal, Lisbon, Ourem, Fatima, Tomar - Portugal (done)

11. 17/11 sd. 26/11 à Barcelona – Spain (on going)

12. 26/11 sd. 10/12 à Marakech, Cassablanca – Marocco

13. 10/12 sd. 24/12 à (maybe) Shiraz – Iran

14. 24/12 sd. 15/01 à Istanbul, Izmir, Antalya – Turkey

Perjalanan ini adalah perjalanan tes mental dan silaturahmi dengan teman-teman dari komunitas couchsurfing atau biasa disingkat dg CS saja. Setelah mengalami banyak hal yang menyenangkan dengan komunitas ini dibeberapa negara yg pernah saya singgahi antara lain : Singapore, Malaysia, Thailand, Cambodia, Vietnam, Hongkong, Macau, China, India dan Saudi Arabia... (yang terakhir ini tidak termasuk kunjungan silaturahmi dengan komunitas CS, ini adalah perjalanan spiritual untuk umroh hehe...) saya menjadi addicted untuk traveling. Maka dengan yakin dan percaya diri saya memutuskan untuk solo traveling ke Eropa, meskipun belum pernah menginjak Eropa sama sekali.


Mengapa solo traveling...?

Ini adalah perjalanan silaturahmi, artinya saya akan menumpang menginap di rumah member CS selama perjalanan saya dan selama itu memungkinkan, artinya saya akan dapat free accomodation selama perjalanan saya. Maka kalau saya datang bersama rombongan tanjidor, akan sulit untuk mendapatkan host... artinya lagi.. saya harus keluar budget extra untuk akomodasi di eropa yg harganya lumayan aduhai...

So... better solo traveling... ^___^

Saya punya pengalaman buruk saat traveling dalam group yang membuat saya trauma untuk jalan bersama group, al:


a. Ex travelmate saya lumayan ribet, dg bahasa Inggris yang tidak lebih bagus dari saya berharap bisa traveling murah tapi engga mau bantuin mikir, kerjanya tiap hari complain ini-itu... saat dia memutuskan untuk jalan sendiri (merasa sudah percaya diri) akhirnya dia kirim sms minta tolong di bookingin tiket karena ketinggalan pesawat dan ga tau gimana caranya booking pesawat, so... it’s not easy to manage traveling... jadi... ga ada jagoan di dunia traveling, kalau mau jadi travelmate... jadilah travelmate yang menyenangkan... kalau ga bisa bantu mikir, at least jangan nambah beban fikiran dengan sejuta complain. Kalau mau nyaman.. silahkan ikutan tour agent, dijamin nyaman tinggal di hotel & ga pake mikir... asal lo punya duit buat bayar...! That’s all...!


b. Urusan budget bisa bikin engga nyaman juga dalam perjalanan dalam group, terutama bagi mereka yang cuma mau tau enaknya aja. Misalnya, kalau pas urusan keluar duit, kalkulator backpacker-nya “ON” dengan sukses. Giliran dapet fasilitas gratisan, ketemu host yang baik, segera lupa (saya menyebutnya : amnesia protesia akut), bahwa untuk bisa dapet host perlu hubungan baik, perlu biaya komunikasi, perlu menjaga relationship, dengan tidak memanfaatkan kebaikan host kita semaunya, misalnya: pura-pura bego saat harus bayar makan, jadi host kita yang harus bayar. Tidak menjaga kerapihan tempat tinggal host kita, minta ini-itu yang merepotkan host, tidak menepati janji (kecuali kalau memang kondisinya sulit), merengek minta disponsorin tiket sama host bule supaya bisa berkunjung ke negaranya (yang ini sumpah bikin malu gw setengah mati). Akhirnya untuk menutupi rasa malu dan menjaga hubungan baik, saya harus keluar budget lebih buat si “travelmate ajaib” tersebut. Kadang juga ga tau malu pake acara pinjem duit.... Halllooooo..... azaz manfaat sih bole-bole aje.... tapi.... harga diri & jaim juga perlu kalee..! >_<


c. Menghindari berurusan dengan para BH (baca: Bule Hunter), kebanyakan yang merengek untuk traveling bareng, agenda tersembunyi mereka adalah “hunting bule”. Apakah ada yang salah dengan hunting bule..? No...! Sama sekali tidak salah...! Tapi caranya cuuuy... jangan bikin malu... Saat traveling, sudahlah... tinggalkan segala roll, hairdryer, high heals, mascara setebal salju di gunung alpen yg menutupi mata natural indahmu, perona pipi serta eye shadow yg membuatmu seperti habis di tonjok preman tanah abang, wig yg membuat rambutmu seperti antena bisa panjang & pendek dalam waktu singkat.... hallloooo... dikau mau traveling ala backpacker/flashpacker ato mau kondangan...?

Kalau tiba-tiba di tengah jalan ada persoalan dengan host yang rada “ajaib” ga akan ribet meminta maaf kepada travelmate dan menyaksikan muka jutek-nya yang mungkin akan di tekuk-tekuk dan bimoli (bibir monyong lima senti) nya yang bisa buat nyantolin backpack gw ^__^

Kalau tiba-tiba ditengah jalan pengen merubah agenda, ga akan ribet debat soal perubahan tersebut. Apalagi kalo travelmate-nya ga berani jalan sendiri, maunya ngintilin tapi juga ga mau ikut agenda kita... males banget kan....? kok jadi gw yg rempong ngikutin maunye die.. pertanyaannya adalah “Emang die bayar gw sebagai guide gitu...?”

Kalau solo traveling, kemungkinan untuk dapet host sangat mudah, karena kita engga perlu explain tentang travelmate kita, apalagi kalau travelmate kita belum punya profil di CS yang bisa dilihat oleh calon host potensial kita. Kebanyakan host (terutama di Eropa) tidak menerima kunjungan dari mereka yg tidak register di CS dan tidak punya reference dari member CS lainnya.

Bagi host kita, sekali-sekali mentraktir tamunya adalah biasa, terutama untuk satu orang adalah hal yang lumrah bahkan nyaman untuk membina relationship, misalnya : traktir jemputan (kalo dia cuma punya motor...? kan cuma bisa untuk 1 org doang, traktir makan, traktir nonton, dll. Nah.. kalo jalan bareng group..? dijamin pengeluaran extra akan lebih banyak... siapa juga yg mau nraktir rombongan tanjidor..? bangkrut iye....!!! >___< So... kalo gw jalan bareng group bisa dipastikan extra cost utk transportasi & makan tambah panjang daftarnya.. alias susah ngirit....!!!

Itu adalah salah banyak diantara banyak alasan lain mengapa saya lebih suka solo tarveling dibanding traveling bersama group.


[2] Menjelang Keberangkatan ke Eropa Sept 2011


back to blueSaphier

Link Terkait:

Solo Traveling

Europe, Africa & Middle East Trip 26 Sept 2011 sd 15 Jan 2012

Part of :

[1] PENDAHULUAN ^___^

[2] Menjelang Keberangkatan ke Eropa Sept 2011

[3] Kota Paris, Negara Perancis 26 Sept 2011 sd. 1 Oct 2011

Kampung Girl by Uncle JC :p

Sumpah, kocak banget...! I can't stop laughing, so funny & creative parody music... Hwakakakak... Uncle JC is bule gilllaaaa.....